Kabupaten Sumenep adalah salah satu bagian dari propinsi Jawa timur letaknya diantara 113 “ 32’ 54 “ BT sampai dengan 116 “ 16’ 48 “ bujur timur dan diantaranyan 4 derajat 55 ‘ – 7 derajat 24 ‘ lintang selatan dengan luas wilayah 1.146,93 kilometer persegi 54,79 % batas batas wilayah sebagai berikut

  • Sebelah Utara :   Laut Jawa
  • Sebelah Timur :   Laut Jawa Laut Flores
  • Sebelah Selatan :   Selat Madura
  • Sebelah Barat :   Kabupaten Pamekasan

Secara geografis Wilayah Kabupaten Sumenep terbagi atas 2 (dua) yaitu :

  • Bagian daratan dengan luas 1.146,93 km persegi (54,79 %) yang terdiri dari   17 (tujuh belas) kecamatan.walaupun disebut daratan,tetapi masih terdapat satu pulau yang terbilang kecil menjadi bagian wilayahnya, yaitu pulau Gili yang terletak dikecamatan Dungkek.
  • Bagian kepulauan dengan luas : 946,53 km persegi (45,21 %) yang meliputi   126 pulau baik yang berpenghuni maupun yang tidak berpenghuni terdiri dari 9 (sembilan) kecamatan yaitu kecamatan Gili Genting, Talango, Nong Gunong, Gayam, Raas, Arjasa, Sapeken,kangayan dan kecamatan Masa Lembu.Pulau pulau ini yang berpenghuni sebanyak 48 buah dan 78 buah tidak berpenghuni,selain tidak berpenghuni.tidak sedikit pulau yang ada belum memeiliki nama.pulau yang belum memiliki nama sebanyak 22 buah,sementara 104 pulau sudah diberi nama.

Sedangkan pulau yang paling utara adalah pulau Keramaian Kec Masa Lembu jarak kurang lebih 151 mil laut dari kecamatan Kalianget dan pulau yang paling timur adalah pulau Sakala dengan jarak kurang lebih 165 mil laut dari kecamatan Kalianget.

Bagian kepulauan terbagi atas 9 (sembilan) kecamatan yaitu : Kecamatan Giligenting, Talango, Nonggunong, Gayam, Ra’as, Sapeken, Arjasa, Kangayan, dan Masalembu. Jarak antar pulau cukup jauh terlihat pada jarak antara Kalianget di Sumenep daratan ke pulau – pulau lainnya sebagai berikut :

  • Kalianget – Pulau Sepudi 27 mill laut
  • Kalianget – Pulau Ra’as 40 mill laut
  • Kalianget – Pulau Kangean 88 mill laut
  • Kalianget – Pulau Sapeken 123 mill laut
  • Kalianget – Pulau Masalembu 114 mill laut
  • Kalianget – Pulau Karamean 151 mill laut (termasuk wilayah kecamatan Masalembu)
  • Kalianget – Pulau Sakala 165 mill laut (termasuk wilayah Kecamatan Sapeken)

Dibandingkan dengan satu dekade sebelumnya (tahun 1995) terdapat penambahan jumlah pulau, baik yang berpenghuni maupun yang tidak berpenghuni. Berdasarkan data hasil pemetaan sensus Penduduk 1990 yang termuat pada Sumenep dalam angka 1995 jumlah pulau yang berpenghuni sebanyak 46 buah. Sementara pulau yang tidak berpenghuni sebanyak 28 buah. Tetapi pada tahun 2007, jumlah pulau yang berpenghuni bertambah menjadi 48 buah.

Sarana Kesehatan di Kabupaten Sumenep Tahun 2014

No. Sarana Kesehatan Jumlah
1 RumahSakit 3
a. Rumah Sakit Umum 2
b. Rumah Sakit Khusus 1
2 Puskesmas 30
a.Puskesmas perawatan

b.Puskesmas non perawatan

30

0

3 Puskesmas Pembantu 71
4 Puskesmas Keliling 27
5 Ponkesdes 332
6 Desa Siaga 294
7 Posyandu 1476
8 Polindes 297
9 Unit Tranfusi Darah 1
10 Balai Pengobatan Klinik 2
11 Jumlah Apotik 23

 

B      TENAGAKESEHATAN

Sumberdaya manusia khususnya tenaga kesehatan merupakan faktor penggerak utama dalam mencapai tujuan dan keberhasilan program pembangunan kesehatan. Peningkatan kualitas SDM kesehatan dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan.

Rekapitulasi Tenaga Kesehatan Berdasarkan Jenis Tenaga di Kabupaten Sumenep Tahun 2014

No JenisTenaga Jumlah Rasio per 100.000 penduduk
1 Dokter Spesialis

 

6
2 Dokter Umum 115 11,38
3 Dokter Gigi 29 2,73
4 Bidan 265 47,45
5 Perawat 491 45,41
6 Tenaga Kefarmasian 47
7 Tenaga Gizi 46
8 Tenaga Kesmas 18

 

Untuk melihat kecukupan tenaga kesehatan di sarana pelayanan kesehatan biasanya digunakan rasio tenaga kesehatan per 100.000 penduduk. Adapun rasio tenaga kesehatan per 100.000 penduduk di Kabupaten Sumenep Tahun 2014 dapat dilihat sebagai berikut

  1. Tenaga perawat

Jumlah tenaga perawat di Kabupaten Sumenep tahun 2014 sebanyak 491 orang. Rasio perawat di Kabupaten Sumenep mencapai 45,41per 100.000 penduduk dan bila dibandingkan dengan target IS sebesar 117,5 per 100.000 penduduk, maka Kabupaten Sumenep masih membutuhkan tenaga perawat.

2. Tenaga bidan

Jumlah tenaga kebidanan di Kabupaten Sumenep sebanyak 265 orang dengan jumlah lulusan terbanyak berasal dari Ahli Madya kebidanan sebanyak 181 orang. Rasio bidan di Kabupaten Sumenep mencapai 47,45 per 100.000 penduduk, kondisi tersebut masih dibawah target IS sebesar 100 per 100.000 penduduk yang berarti Kabupaten Sumenep masih membutuhkan tenaga bidan khususnya dalam memenuhi polindes.

3. Tenaga Medis

Yang tergolong tenaga medis adalah dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi spesialis dan dokter gigi. Sampai dengantahun2014 jumlah tenaga medis di Kabupaten Sumenep sebanyak 150. Bila dilihat per jenis tenaga medis terlihat bahwa jumlah dokter umum sebanyak 115 orang dengan rasio11,38 per100.000 penduduk dan jumlah dokter gigi & dokter gigi spesialis sebanyak 29 orang dengan rasio 2,73 per100.000 penduduk. Kondisi tenaga tersebut masih dibawah target 40 dokter per 100.000 penduduk dan 3 dokter gigi per100.000 penduduk.